MIN 11 Medan Gelar Gebyar Deklarasi dan Kampanye Anti-Bullying
MIN 11 Medan (Humas). Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Kota Medan menggelar acara Gebyar Deklarasi dan Kampanye Anti-Bullying pada Jumat (17/01/2025) di halaman madrasah.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terselenggaranya Kegiatan Gebyar Deklarasi / Kampanye Anti Bullying di Madrasah yang bertujuan membangun karakter siswa yang saling menghargai, peduli, dan mampu menciptakan harmoni dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan deklarasi anti-bullying oleh seluruh siswa MIN 11 Kota Medan dengan penuh semangat. Deklarasi ini berisi komitmen bersama untuk menjunjung nilai-nilai persaudaraan, menghormati perbedaan, dan menolak segala bentuk tindakan perundungan. Setelah pembacaan deklarasi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk sebagai simbol komitmen anti-bullying. Spanduk tersebut dibubuhi tanda tangan oleh seluruh siswa dan guru, menandakan dukungan mereka terhadap kampanye ini.
Kepala madrasah, Khairani, S.Pd.I, M.Pd, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya kampanye ini. “Bullying bukan hanya berdampak pada korban, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak kondusif. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai kasih sayang, saling menghormati, dan solidaritas di antara siswa,”
Salah satu siswa kelas 5A, Dzakiyya, mengungkapkan kegembiraannya, “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuat kami lebih paham bahwa bullying itu tidak baik. Kami jadi tahu cara membantu teman yang mungkin mengalami perundungan.”

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Bersama Kita Ciptakan Madrasah Tanpa Bullying untuk Masa Depan Gemilang”. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga madrasah dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan bebas dari perilaku negatif.
Madrasah juga mengajak orang tua siswa untuk ikut berperan aktif dalam mendukung gerakan ini. Dengan sinergi antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua, MIN 11 Kota Medan optimis dapat menjadi pionir madrasah bebas bullying di Kota Medan.(YA)
